KELAS 7 Mari Bertindak Sesuai Norma
PEMBELAJARAN PPKn KELAS 7
PERTEMUAN KE-TIGA BELAS
Sekolah : SMP Al Azhar 3 Bandar Lampung
Hari/TGL : Senin, 3 November 2025
Kelas : 7B & 7D
Elemen : UUD NRI Tahun 1945
BAB : 3 (Patuh Terhadap Norma)
Materi : Mari Bertindak Sesuai Norma
CP : Peserta didik mampu menunjukkan perilaku patuh terhadap norma dan aturan dalam kehidupan sehari-hari.
Fase / semester : D / Ganjil
Guru Pengampu : Adellia Christi, S.Pd.
Waktu : 1 X Pertemuan ( 3 X 40 Menit / 3 JP).
Karakter yang harus ditanamkan
- Bernalar Kritis
- Kreatif
- Mandiri
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengukuti kegiatan pembelajaran, diharapkan Peserta didik mampu menunjukkan perilaku patuh terhadap norma dan aturan dalam kehidupan sehari-hari.
KEGIATAN PEMBELAJARAN
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Anak-anak sholeh dan sholehah yang ibu banggakan, bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT, diberikan kesehatan, semangat, dan kemudahan dalam belajar.
Sudahkah kalian melaksanakan sholat subuh tadi pagi? Untuk anak laki-laki, semoga bisa istiqomah sholat berjamaah di masjid atau musholla, dan untuk anak perempuan, tetap jaga kekhusyukan sholat di rumah yaa.. Ibadah adalah bekal utama kita agar ilmu yang kita pelajari hari ini menjadi berkah..
Sebelum kita mulai materi hari ini, mari kita ingat kembali apa yang sudah kita pelajari pada pertemuan sebelumnya. Masih ingat, kan? Jangan lupa, ilmu yang sudah dipelajari harus terus kita ulang dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sekarang, siapkan alat tulis dan buku catatan kalian. Mari kita mulai pelajaran hari ini dengan penuh semangat dan niat yang ikhlas karena Allah SWT. Yuk, kita simak materi berikut ini....
MATERI PELAJARAN
D. Mari Bertindak Sesuai Norma
- Tujuan norma dibuat → Bukan untuk dilanggar, melainkan untuk memberikan batasan pada setiap manusia.
- Latar belakang → Setiap manusia punya kebutuhan dan kewajiban yang berbeda dan semuanya harus terpenuhi.
🍎 Pelanggaran norma bisa dilakukan oleh individu atau kelompok.
🍎 Penyebab-penyebab Pelanggaran Norma:
a. Tidak Mampu Mengendalikan Diri:
Tindakan yang buru-buru dan tanpa berpikir panjang → hasil kurang maksimal dan menimbulkan kerugian. Contoh: Membuang sampah sembarangan karena kesulitan menemukan tempat sampah.
b. Sudah Terbiasa Melakukan Pelanggaran:
Pelanggaran dilakukan secara sengaja, sadar, dan terencana. Pelanggar menganggap sanksi bukan hal yang membuatnya jera. Contoh: Siswa yang sering terlambat menganggap sanksi ringan sebagai hal biasa.
c. Kurangnya Sosialisasi Norma secara Terperinci:
Norma yang multitafsir (bisa diartikan bermacam-macam) membuat orang salah mengartikan.
Contoh: Aturan standar seragam sekolah yang tidak jelas ukurannya, sehingga ada siswa memakai seragam terlalu ketat.
d. Adanya Tekanan Lingkungan Sekitar:
Seseorang terpaksa melanggar norma karena perintah, desakan, atau tuntutan.
Meskipun merasa tidak nyaman dan bertentangan dengan dirinya. Contoh: Siswa terpaksa berbohong karena dipaksa temannya untuk menutupi contekan.
e. Rendahnya Tingkat Kesadaran Terhadap Norma:
Berpikir bahwa norma hanya mengikat golongan tertentu. Sadar ada aturan, tapi sengaja melanggar karena merasa tidak takut sanksi Contoh: Siswa mencoret-coret meja kelas meskipun tahu itu dilarang.
f. Menurunnya Rasa Persatuan dan Kesatuan:
Keragaman dijadikan alasan untuk memisahkan diri atau tidak mau bergaul dengan yang berbeda. Contoh: Siswa tidak mau bergabung di tim basket sekolah karena ada teman yang berbeda suku.
2. Bertindak Sesuai Norma
a. Lingkungan Keluarga
Keluarga adalah tempat pendidikan pertama dan utama bagi anak. Orang tua adalah guru pertama yang membimbing anak. Norma di keluarga umumnya tidak tertulis (hasil kesepakatan orang tua).
Contoh Penerapan Norma di Keluarga:
- Menghormati kedua orang tua.
- Membantu meringankan pekerjaan rumah (menyapu, mencuci piring, dll).
- Menjaga nama baik orang tua dan diri sendiri.
- Mampu mengikuti perintah orang tua selama tidak melanggar norma lain.
b. Lingkungan Sekolah
Sekolah adalah lembaga pendidikan dan tempat bersosialisasi. Norma di sekolah umumnya tertulis, dibuat oleh Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, dan komite sekolah.
Contoh Penerapan Norma di Sekolah:
- Memakai seragam sesuai aturan dan jadwal yang ditetapkan.
- Siswa laki-laki wajib memotong rambut jika sudah melewati alis atau menyentuh kerah baju.
- Bekerja sama dalam menyelesaikan tugas kelompok.
- Berteman dengan siapa pun tanpa membedakan latar belakang.
c. Lingkungan Masyarakat
Masyarakat adalah tempat anak bersosialisasi dan mengenal lingkungan tempat tinggalnya.
Contoh Penerapan Norma di Masyarakat:
- Mengucapkan salam dan meminta izin saat berkunjung ke rumah
orang lain. - Melestarikan tradisi dan kesenian lokal.
- Berpartisipasi aktif dalam kegiatan masyarakat (kerja bakti, rapat
RT/RW). - Menjaga hubungan baik dengan tetangga dan saling membantu.
d. Lingkungan Bangsa dan Negara
Artinya → Bersikap sesuai dengan norma hukum yang telah ditetapkan oleh negara. Setiap negara memiliki norma hukum yang berbeda.
Contoh Penerapan Norma di Bangsa dan Negara:
- Mematuhi peraturan lalu lintas (memiliki SIM, memakai helm SNI, berhenti di lampu merah).
- Memiliki kesadaran membayar pajak sesuai aturan.
- Menjaga fasilitas umum (tidak merusak, tidak mencoret-coret).
- Menjadi aparatur sipil negara (ASN) yang jujur.
EVALUASI
Jelaskanlah tiga dari enam penyebab terjadinya pelanggaran norma yang paling sering kamu lihat di lingkungan sekitar kamu!
KESIMPULAN
Bagaimana anak - anak hebat senang belajar hari ini, kalau kalian senang berarti kalian bisa memahami apa yang sudah kalian pelajari,
Anak - anak yang hebat kesimpulan pembelajaran kita hari ini adalah norma berfungsi sebagai batasan penting yang mengatur interaksi manusia di berbagai lingkungan (Keluarga, Sekolah, Masyarakat, Bangsa, dan Negara) demi tercapainya ketertiban dan harmoni. Pelanggaran norma terjadi karena beragam faktor, mulai dari ketidakmampuan mengendalikan diri, kebiasaan, kurangnya sosialisasi, hingga adanya tekanan lingkungan atau rendahnya kesadaran. Oleh karena itu, kesadaran dan ketaatan untuk bertindak sesuai norma di setiap tingkatan lingkungan sosial—mulai dari menghormati orang tua di rumah hingga mematuhi peraturan lalu lintas di negara—sangat esensial untuk menjaga nama baik diri sendiri, menciptakan lingkungan yang kondusif, dan mendukung rasa persatuan.
Sholeh Sholeha, teruslah belajar dan tetap Semangat dalam meraih cita - cita ... terus Jaga Kesehatan dan jangan lupa untuk terus berdoa memohon keridhoan Allah SWT...
REFERENSI
Buku Paket PPKn Kelas 7 Kurikulum Merdeka https://static.buku.kemdikbud.go.id/content/pdf/bukuteks/kurikulum21/Pendidikan-Pancasila-BS-KLS-VII.pdf
Tiktok https://vt.tiktok.com/ZSUjuqbY8/
Video Youtube
Artikel Dan buku yang relevan
.png)
Komentar
Posting Komentar