REMEDIAL KELAS 7
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 7
PERTEMUAN KE-ENAM
Sekolah :
SMP Al Azhar 3 Bandar Lampung
Hari/TGL :
Senin, 1 September 2025
Kelas :
7A, 7B, 7C, dan 7D
Elemen
: Pancasila
CP
: Peserta didik mampu Mendeskripsikan kelahiran Pancasila dalam
sidang BPUPKI, mendeskripsikan
perumusan Pancasila oleh
Panitia Sembilan,
dan mendeskripsikan proklamasi dan penetapan
Pancasila sebagai dasar negara
Fase / semester
: D / Ganjil
Materi : Sejarah
Kelahiran Pancasila
Guru
Pengampu : Adellia Christi,
S.Pd.
Waktu :
1 X Pertemuan ( 3 X 40 Menit / 3 JP).
Karakter yang harus ditanamkan
- Nasionalis
- Cinta Tanah Air
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengukuti kegiatan pembelajaran, diharapkan:
Peserta didik mampu mendeskripsikan proses sejarah kelahiran
Pancasila
KEGIATAN PEMBELAJARAN
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Anak-anak sholeh dan sholehah yang ibu banggakan, bagaimana kabar kalian
hari ini? Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT, diberikan kesehatan,
semangat, dan kemudahan dalam belajar.
Sudahkah kalian melaksanakan sholat subuh tadi pagi? Untuk anak
laki-laki, semoga bisa istiqomah sholat berjamaah di masjid atau musholla, dan
untuk anak perempuan, tetap jaga kekhusyukan sholat di rumah ya. Ibadah adalah
bekal utama kita agar ilmu yang kita pelajari hari ini menjadi berkah.
Sebelum kita mulai remedial hari ini, mari kita berdoa supaya remedial
kali ini berjalan dengan lancar serta dimudahkan dalam pengerjaannya, aamiin..
untuk soal remedial akan ibu bagikan di kelas yaa..
Yuk, kita simak materi berikut ini…
1.
Pembentukan BPUPKI
·
Dibentuk oleh pemerintah Jepang (Gunseikan, Letnan
Jenderal Kumakichi Harada). untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.
·
Didirikan pada 29 April 1945.
· Tujuan: Menyelidiki dan merumuskan hal-hal penting sebagai persiapan kemerdekaan Indonesia.
2.
Ketua BPUPKI
·
Ketua: Dr. Radjiman Wedyodiningrat.
·
Wakil Ketua: Ichibangase (Jepang) dan R.P. Soeroso.
3. Tokoh
Pengusul Dasar Negara
·
Mr. Muh. Yamin (29 Mei 1945) Mengusulkan
5 dasar negara, yaitu:
-
Peri Kebangsaan
-
Peri Kemanusiaan
-
Peri Ketuhanan
-
Peri Kerakyatan
-
Kesejahteraan Rakyat
Yamin
menekankan pentingnya persatuan bangsa dan kesejahteraan rakyat.
- Prof. Dr. Soepomo (31 Mei
1945) Mengusulkan 5 dasar negara, yaitu:
-
Persatuan
-
Kekeluargaan
-
Keseimbangan lahir dan batin
-
Musyawarah
-
Keadilan sosial
Soepomo
menekankan negara integralistik, yaitu negara sebagai satu kesatuan yang utuh.
- Ir. Soekarno (1 Juni
1945) Mengusulkan 5 dasar negara yang
disebut Pancasila, yaitu:
-
Kebangsaan Indonesia
-
Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan
-
Mufakat atau Demokrasi
-
Kesejahteraan Sosial
-
Ketuhanan yang Berkebudayaan
Soekarno
menyebut rumusannya itu dengan nama Pancasila dan menjadi
dasar negara
Indonesia.
4. Hasil
Sidang Pertama BPUPKI (29 Mei – 1 Juni 1945)
·
Pembahasan tentang dasar negara.
·
Lahir berbagai gagasan dari tokoh bangsa, di
antaranya:
-
Mr. Muh. Yamin
-
Prof. Dr. Soepomo
-
Ir. Soekarno
5. Panitia
Sembilan dan Piagam Jakarta (22 Juni 1945)
·
Panitia Sembilan dibentuk untuk merumuskan dasar
negara.
·
Hasilnya adalah naskah yang dikenal dengan nama Piagam
Jakarta.
KESIMPULAN
BPUPKI merupakan badan yang dibentuk Jepang pada 29 April 1945 untuk
mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Melalui sidang-sidang BPUPKI, para tokoh
bangsa seperti Muh. Yamin, Soepomo, dan Soekarno mengemukakan gagasan tentang
dasar negara. Sidang pertama menghasilkan rumusan-rumusan awal Pancasila, yang
kemudian disempurnakan oleh Panitia Sembilan dalam Piagam
Jakarta (22 Juni 1945). Proses ini menjadi bagian penting dari sejarah
lahirnya dasar negara Indonesia, yaitu Pancasila.
REFLEKSI DIRI
1. Apakah saya
sudah benar-benar memahami perbedaan usulan dasar negara dari Yamin, Soepomo,
dan Soekarno?
2. Bagaimana
saya bisa meneladani sikap para tokoh yang tetap bersatu walaupun memiliki
pendapat berbeda?
.png)
Komentar
Posting Komentar