PPKn Kelas 7 Perumusan Pancasila oleh Panitia Sembilan

  

PEMBELAJARAN PPKn KELAS 7

PERTEMUAN KE-TIGA

 

Sekolah                       : SMP Al Azhar 3 Bandar Lampung

Hari/TGL                   : Selasa, 5 Agustus 2025

Kelas                           : 7A, 7B, 7C, dan 7D

Elemen                        : Pancasila

Fase / semester           : D / Ganjil

CP                                Peserta didik mampu mendeskripsikan perumusan Pancasila oleh 

                                        Panitia Sembilan

Materi                         : Perumusan Pancasila oleh Panitia Sembilan

Guru Pengampu        : Adellia Christi, S.Pd.

Waktu                         : 1 X Pertemuan ( 3 X 40 Menit / 3 JP).  

 

Karakter yang harus ditanamkan

- Nasionalis

- Cinta Tanah Air

 

TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengukuti kegiatan pembelajaran, diharapkan:

Peserta didik mampu mendeskripsikan perumusan Pancasila oleh Panitia Sembilan. 

 

KEGIATAN PEMBELAJARAN

 

Assalamualaikum Wr. Wb.

 

Anak - anak hebat yang sholeh dan sholeha yang ibu banggakan, apakah tadi subuh kalian sudah melaksanakan sholat subuh tepat waktu? untuk yang laki-laki solat subuh nya di masjid atau di musholla yaa, supaya kita mendapat keberkahan dari Allah SWT .. Dan untuk yang perempuan silahkan sholat subuh nya secara munfarid dirumah masing-masing...

 

Anak - anak hebat yang sholeh dan sholeha yang ibu banggakan, sebelum kita melanjutkan materi pelajaran selanjutnnya yang akan kita pelajari pada hari ini, kita akan mengingat kembali pada pelajaran yang telah kita pelajari pada pertemuan pekan yang lalu, yaitu Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPKI.

 

Anak - anak Spalga yang hebat, ayo kita simak dulu video dibawah ini ...

 

 
 

MATERI PELAJARAN

Perumusan Pancasila oleh Panitia Sembilan

Sidang BPUPK yang pertama belum menghasilkan kesepakatan tentang rumusan dasar negara. Akan tetapi, pidato Ir. Sukarno pada 1 Juni 1945 mempunyai arti yang sangat penting karena dapat mengintegrasikan seluruh pandangan anggota BPUPK menjadi suatu kesatuan yang utuh juga disampaikan dengan retorika yang kuat.

Setelah berakhirnya sidang BPUPK yang pertama, dibentuklah Panitia Kecil yang terdiri atas delapan orang yang diketuai oleh Ir. Sukarno. Panitia ini bertugas mengumpulkan usul-usul para anggota BPUPK serta merumuskan Pancasila sebagai dasar negara berdasarkan pidato yang disampaikan Ir.
Sukarno. Panitia Kecil tersebut di antaranya sebagai berikut.
1. Ir. Sukarno
2. Drs. Mohammad Hatta
3. R. Otto Iskandar Dinata
4. K.H. A. Wachid Hasjim
5. Mohammad Yamin
6. Ki Bagoes Hadikoesoemo
7. M. Soetardjo Kartohadikoesoemo
8. A.A. Maramis

Belum sempat mengadakan pertemuan, keanggotaan Panitia Delapan diganti menjadi sembilan orang sehingga menjadi Panitia Sembilan. Penggantian ini dilakukan untuk menghadirkan komposisi keanggotaan panitia yang lebih mewakili dinamika pembahasan tentang dasar negara dalam Sidang BPUPK pertama tersebut, yang merepresentasikan golongan nasionalis religius dan Islamis nasionalis.Berikut adalah kesembilan anggota BPUPK tersebut.
1. Ir. Sukarno (ketua)
2. Drs. Moh. Hatta (wakil ketua)
3. Mr. Achmad Soebardjo (anggota)
4. Mr. Muhammad Yamin (anggota)
5. K.H. Wachid Hasyim (anggota)
6. Abdul Kahar Muzakir (anggota)
7. Abikoesno Tjokrosoejoso (anggota)
8. H. Agus Salim (anggota)
9. Mr. Alexander Andries Maramis (anggota)

Panitia Sembilan yang menggantikan Panitia Delapan beranggotakan 4 orang golongan
nasionalis religius dan 4 orang golongan Islam nasionalis, sedangkan Ir. Sukarno sebagai ketua sekaligus penengahnya. Panitia Sembilan ini, pada tanggal 22 Juni 1945 di kediaman Ir. Sukarno Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta, berhasil menyepakati rancangan preambul yang di dalamnya terdapat rumusan Pancasila. Ir. Sukarno menyebut rancangan preambul ini dengan “Mukadimah”, Muhammad Yamin menyebutnya “Piagam Jakarta”, dan Soekirman Wirsosandjojo menyebutnya “Gentlemen’s Agreement”. 

Melalui pembahasan yang demokratis, Panitia Sembilan menyepakati untuk menyempurnakan rumusan Pancasila yang diusulkan Ir. Sukarno menjadi sebuah rumusan yang dikenal sebagai Piagam Jakarta pada 22 Juni 1945. Rumusan Pancasila tersebut berbunyi:

1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan-perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

 

EVALUASI

Kerjakan soal dibawah ini di dalam buku latihanmu!

1. Kapan pelaksanaan sidang Panitia Sembilan?

2. Dimana tempat pelaksanaan sidang Panitia Sembilan?

3. Siapa saja nama tokoh-tokoh Panitia Sembilan ?

4. Siapa tokoh terakhir yang bergabung dalam Panitia Sembilan?

5. Apa hasil sidang Panitia Sembilan?

 

KESIMPULAN         

Bagaimana anak - anak hebat senang belajar hari ini, kalau kalian senang berarti kalian bisa memahami apa yang sudah kalian pelajari, 

Anak - anak yang hebat kesimpulan pembelajaran kita hari ini adalah Sidang pertama BPUPK belum menghasilkan kesepakatan tentang dasar negara, namun pidato Ir. Sukarno pada 1 Juni 1945 menjadi pijakan penting yang menyatukan berbagai pandangan anggota. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, dibentuklah Panitia Kecil yang kemudian berkembang menjadi Panitia Sembilan, dengan komposisi yang mewakili berbagai golongan. Melalui proses musyawarah yang demokratis, Panitia Sembilan berhasil merumuskan Piagam Jakarta pada 22 Juni 1945, yang berisi lima sila dasar negara dan menjadi cikal bakal Pancasila.

Sholeh Sholeha, teruslah belajar dan tetap Semangat dalam meraih cita - cita ...  terus Jaga Kesehatan dan jangan lupa untuk terus berdoa memohon keridhoan Allah SWT...

 

REFERENSI

 

Buku Paket PPKn Kelas 7 Kurikulum Merdeka https://static.buku.kemdikbud.go.id/content/pdf/bukuteks/kurikulum21/Pendidikan-Pancasila-BS-KLS-VII.pdf

  

Youtube https://youtu.be/Uucvb7cb2dw?si=fHzVETcFlfcFoCkK

 

Artikel Dan buku yang relevan lainnya

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan Populer